Prof. Prayitno. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co – Siapa tak kenal ahli kandungan bernama Prof. dr. R.Prayitno Prabowo. Dokter Prayit begitu biasa dokter ini dipanggil pasiennya, tidak akan lagi bisa berpraktik melayani para ibu-ibu di Surabaya dan sekitarnya. Karena Minggu (17/9) pukul 14.35 WIB, sang maha guru ini sudah dipanggil Sang Khalik.

Prof Prayit menghembuskan nafas terakhir di RSU dr Soetomo Surabaya di usia 81 tahun karena penyakit kanker usus. Menurut humas Fakultas Kedokteran (FK) Unair, dr. Eighty Mardian Kurniawati, SpOG (K), Prof Prayit sudah jatuh sakit sejak 1,5 tahun terakhir. “Jenazah akan dimakamkan besok pagi di makam Keputih,” ujar dr.Eighty.

Jenazah kata dr. Eighty akan dimandikan dan dishalatkan di Masjid Al Falah Surabaya. Setelahnya akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Menganti Wiyung. “Besok pagi aka nada upacara di aula FK Unair kemudian diberangkatkan ke Makam Keputih pukul 09.00 WIB. Mohon doanya semoga beliau khusnul khotimah,” jelas dr. Eighty.

Prof Prayit adalah dokter ahli kandungan serta dosen FK Unair terbaik. Banyak wanita di Surabaya dan sekitarnya yang terbantu mendapatkan keturunan melalui tangan Prof.Prayit. RSU dr Soetomo dan FK Unair akan sangat kehilangan seseorang yang terbaik. “Beliau bukan hanya guru tapi maha guru,” tandas dr.Eighty. end

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan