TRANSPARAN : Ketua Komisioner KPU Kota Kediri, Drs. H. Agus Rofiq saat rilis rekapitulasi DPT Pemilu terakhir (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co– Dalam acara penetapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPY) Pemilu terakhir, selanjutnya akan dijadikan dasar penghitungan syarat dukungan pasangan calon perseorangan pada Pilkada Serentak digelar pada 29 Juni 2018. Kalangan media menyoroti penyerapan anggaran dianggap kurang transparan.

Menyikapi kritikan sejumlah media, Ketua Komisioner KPU Kota Kediri, Drs. H. Agus Rofiq akan segera mengagendakan rapat pleno.  Acara sempat tegang, saat Ketua Komisioner KPU menggelar penetapan rekapitulasi DPT dengan mengundang sejumlah media, yang awalnya berjalan normal. Usai membacakan hasil rapat pleno digelar Minggu malam (10/9), dijelaskan DPT Pilpres 2014 sebanyak 209.287 pemilih.

“Dengan rincian, pemilih laki – laki sejumlah 103.492 orang dan pemilih perempuan sejumlah 105.795 orang,” jelas Gus Rofik, untuk kali kedua menjabat Ketua Komisioner KPU Kota Kediri.

Selanjutnya, mengacu Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan pasangan gubernur, bupati dan walikota sesuai Pasal 10 ayat 1 (satu) huruf a, bahwa kabupaten atau kota, sesuai jumlah penduduk maka prosentase jumlah minimal dukungan persyaratan pasangan calon perseorangan sebesar 10%.

Sumber ketegangan saat Gus Rofik, sebutan akrab Ketua Komisioner menyebutkan besaran dana digelontorkan APBD Kota Kediri mencapai Rp 15,3 milar.

“Saat ini sudah kami serap sebesar 1,2 milyar. Untuk penggunaan detailnya bisa minta data ke Sekretaris KPU,” jelasnya. Sejumlah wartawan pun bertubi – tubi mengajukan pertanyaan, menginggat acara sosialisasi dilakukan KPU ternyata telah berlangsung ketigakalinya, termasuk digelar hari ini.

“Memang kami belum bisa menjelaskan secara umum besaran anggaran untuk kawan – kawan media, menginggat anggaran sosialisasi publikasi dibagi tiap tahapan. Termasuk saat kampanye, publikasi bagi pasangan calon di media massa, dibiayai anggaran KPU,” terang Gus Rofik. (nng)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan