SURABAYA | duta.co – Semua lulusan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya daei 24 program studi (prodi) yang ada kini sudah bisa mengantongi sertifilasi profesi. Ini setelah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unitomo diberikan lisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mendapatkan 24 skema kompetensi.
LSP Unitomo ini yang terbesar dari semua kampus di Jawa Timur yang memiliki 24 skema kompetensi. Sejak didirikan pada 2015 lalu, LSP Unitomo hanya memiliki 12 skema kompetensi. Sekarang sudah mendapatkam 24 skema. “Biasanya hanya punya empat atau tujuh. Ini yang terbanyak. Alhamdulillah,” kata Rektor Unitomo, Bahrul Amiq di sela acara tasyakuran di kampus Semolowaru, Jumat (15/9).
Bertambahnya skema kompetensi ini karena LSP Unitomo sufaj memenuhi standar yang ditetapkan BNSP. Di antaranya kecukupan asesor, penguji yang kompeten dan sebagainya. Dikatakan Amiq, sampai saat ini Unitomo sudah memiliki 100 dosen yang menjadi asesor kompetensi.
“24 skema itu disesuaikan dengan jumlah prodi yang ada di Unitomo. Sehingga semua mahasiswa lulusan Unitomo bisa memiliki sertifikasi profesi sesuai dengan bidang studi masing-masing,” ujarnya.
Amiq mengungkapkan pengajuan skema kompetensi tambahan itu, setelah LSP Unitomo mengajukan ke BNSP. Amiq menjelaskan semisal sertifikasi untuk ahli beton di mana ahli ini memiliki unit-unit kompetensi yang harus dipetakan. Unitomo melakukan kajian dan merumuskannya. Setelahnya diajukan ke BNSP. Setelah itu BNSP menerbitkan sertifikat setelah juga melakukan banyak kajian.
Dengan terbitnya 24 skema kompetensi ini, nantinya Unitomo bisa melakukan uji kompetensi terhadap mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi lain, asalkan tetap di dalam skema kompetensi yang dimiliki Unitomo. Amiq menyebutkan, saat ini sudah ada 27 perguruan tinggi yang sudah menjalin kerjasama dengan Unitomo agar lulusannya bisa melakukan uji kompetensi di kampus Semolowaru itu.
“Tidak semua kampus bisa melakukan uji kompetensi di Unitomo. Kampus-kampus itu sebelumnya harus sudah menjalin kerjasama dan mengikuti diklat di Unitomo. Sekarang ini, Unitomo sudah memiliki Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) sebagai jembatan bagi mahasiswa mahasiswa dan perguruan tinggi,” ungkapnya.
Dengan adanya 24 skema kompetensi ini, diharapkan lulusan Unitomo bisa bersaing dengan lulusan dari kampus lain sehingga bisa maksimal diserap industri. end

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan