BANTUAN: Nizar Zahro saat memberikan bantuan ke perwakilan pemuda di sela sela sosialisasi empat pilar, kemarin.

SUMENEP | duta.co – Anggota Fraksi Partai Gerindra asal Dapil Jatim XI  (Madura)  H. Moh Nizar Zahro  menggelar sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Gedung SKB Batuan Kecamatan  Sumenep, Minggu (17/9) kemarin.

Dalam paparannya, Ra Nizar, demikian sapaan akrabnya menjelaskan,  semua nilai yang terkandung di dalam Pancasila tak bisa dipisahkan.  “ Kelimanya saling terkait, saling tergantung satu sama lain dan harus ditradisikan secarabersamaan. Ibarat organ tubuh, satu saja sakit dan tidak berfungsi maka semuanya akan merasa kesakitan,” tegasnya.

Nizar Zahro yan juga menjabat  Ketua Umum DPP SATRIA (Satuan Relawan Indonesia Raya)  ini menyontohkan bahwa mantan Wapres Mohammad Hatta juga pernah mengilustrasikan bahwa demokrasi politik (Pancasila) tanpa diikuti dengan demokrasi ekonomi (Pancasila) hanya akan jadi persoalan.

“ Era reformasi yang menginginkan keterbukaan dalam berpolitik gagal mensejahterakan publik. Alih–alih mensejahterakan publik, demokrasi politik justru terjebak pada demokrasi liberal sehingga dalam aspek ekonomi juga terjadi liberalisme. Akibatnya lahir sekelompok elite yang menguasai sumber-sumber kekayaan negara,” jelasnya.

Menurutnya,  untuk menjadi bangsa adidaya tak ada cara, selain membentuk pemuda pancasilais.  Untuk membentuk generasi yang pancasilais, harus terlebih dahulu membentuk individu atau manusia pancasilais.

Sebelumnya, Sabtu (16/9) Nizar juga menggelar sosialisasi Empat Pilar di Graha Fatwa SMK Al Asy’ari, Pesanggarahan, Kecamatan Kwanyar Bangkalan.

Baik di Sumenep maupun di Bangkalan, sosialisasi diikuti ratusan peserta dan diisi juga dengan penyerahan bantuan.

“ Di Kwanyar Bangkalan diikuti 300 perserta sekaligus sekaligus pemberian bantuan ke 20 organisasi pemuda se kecamatan  Kwanyar.   Sementara  hari ini bertempat di Gedung SKB Batuan Desa Batuan Kecematan  Sumenep Kabupaten Sumenep peserta 200 orang,” tegasnya, Minggu (17/9) kemarin. rls/mha

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan